University Farm

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Budidaya Okra Merah/Hijau

Budidaya Okra Merah/Hijau

E-mail Print PDF

OKRA (MERAH/HIJAU)

(Abelmochus esculentus)

Buah Okra Merah

1. PENDAHULUAN

Genus Abelmochus berasal dari benua Asia. Okra banyak ditanam di Taiwan, Philipina, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Di Indonesia, tanaman ini belum terlalu populer, dan banyak ditemui di kawasan tropis. Ukurannya sebesar cabai hijau besar, keliling berlekuk, berbulu halus, warnanya ada yang merah dan ada yang hijau. Jika dipotong akan terlihat biji-biji kecil disekelilingnya. Jika dimasak akan keluar lendir dari dalamnya. Rasanya renyah, bagian buah yang dikonsumsi adalah buah yang masih muda, dengan cara dimasak sebagai sayur, dibuat kari, balado, campuran salad, ditumis atau sebagai lalaban. Okra buah muda memiliki kandungan Kadar Air 70-80%, 3.90% Protein, 2.05% Lemak, 6.68% Kalium, 0.77% Phospor, 1.40% karbohidrat, 1 g serat, 39.97 kal/100 g Kalori.

2. KULTUR TEKNIS

2. 1. Syarat Tumbuh

Okra dapat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi pada hampir semua jenis tanah, dengan pH tanah minimal 4.5. Okra dapat tumbuh dengan baik pada tanah berpasir dan pengairan yang baik serta pH tanah antara 6.5-7.5.

Pohon Okra yang baru ditanam

2. 2. Persiapan Lahan

Pengolahan tanah dikerjakan satu minggu sebelum tanam, dengan menggunakan traktor atau cangkul, kemudian dibuat bedengan sementara, dua hari berikutnya bedengan tersebut diberi pupuk organik secukupnya dan kapur pertanian sesuai dengan pH tanah dan di aduk, kemudian bedengan tersebut di rapikan dengan lebar 110 - 120 cm dan tinggi 30-40 cm.

2. 3. Tanam

Benih okra biasanya ditanam langsung, namun jika jumlah benih terbatas, lebih baik disemai terlebih dahulu dengan menggunakan trey. Metoda pindah tanam lebih menguntungkan mengingat benih okra memerlukan perlakuan khusus sebelum tanam, yaitu perendaman benih dengan menggunakan air hangat selama 4-6 jam. Benih disebar secara merata dan ditutup tanah tipis-tipis. Setelah berumur 21 hari bibit siap dipindah kelahan tanam. Jarak tanam yang dianjurkan 90-100 cm x 40-50 cm.

Bunga Okra Merah

2. 4. Pemupukan

Pada waktu tanam pemupukan menggunakan 10-20 ton/ha pupuk organik, 150 kg/ha SP36, 150 kg/ha KCL, dan 100 kg/ha Urea. Pemupukan susulan diberikan tiga dan enam minggu setelah tanam menggunakan masing-masing 100 kg/ha Urea.

2. 5. Pengairan

Tanaman okra memerlukan kondisi tanah yang agak lembab, apabila tidak ada hujan sebaiknya diberikan pengairan yang cukup dengan interval dua hari sekali.

2. 6. Penyiangan

Pembuangan gulma dapat dilakukan dengan cara manual dengan menggunakan cangkul/kored, atau pengendalian gulma dengan menggunakan mulsa plastik hitam perak sebelum melakukan penanaman.

2. 7. Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman

Penyakit yang sering menyerang adalah Cercospora blight, embun tepung, dan busuk buah. Penyakit ini dapat dikendalikan dengan penyemprotan fungisida secara selektif. Penyakit lainnya adalah Fusarium wilt, antraknose, virus kuning yang ditularkan melalui vector Bemisia tabaci. Hama yang sering menyerang tanaman okra adalah hama pengorok buah, batang, dan nematod.

Buah Okra siap panen

2. 8. Panen

Okra mulai berbunga dalam waktu 50 hari setelah tanam. Masa berbuah adalah 82 hari setelah tanam, buahnya dipanen pada saat masih muda, yaitu 5-6 hari setelah bunga mekar. Panjang buah okra yang di panen dan disukai konsumen 7-9 cm. Panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari, dan bisa di panen dua hari sekali.

3. Manfaat

Buah okra sangat baik dikonsumsi untuk kesehatan tubuh sehingga bisa mengatasi beberapa penyakit, antara lain adalah :

3. 1. Mencegah diabetes

Dari penelitian ilimiah menunjukan bahwa serat-serat dalam okra membantu dalam menstabilkan tingkat gula darah. Okra menjadi sarana pengontrol dalam penyerapan gula dari darah oleh hati. Jadi sangat baik untuk pencegahan diabetes.

3. 2. Memperlancar Asi

Okra dapat memperlancar air susu ibu (Asi), bagi ibu-ibu yang sedang menyusui dengan cara mengkonsumsi buah okra muda yang sudah dimasak atau dikukus selama 4 menit, dan menambah kecerdasan otak pada bayi yang disusui.

3. 3. Baik untuk jantung

Okra rendah kalori dan banyak mengandung protein. Ditambah lagi serat buah yang mudah larut membuat okra sangat bagus untuk jantung Anda. Selain mengurangi kolesterol okra juga dapat membantu mengontrol tingkat tekanan darah.

3. 4. Mengatasi sembelit

Konten serat dalam okra mudah dicerna dan mempermudah pergerakan usus. Okra membantu penyerapan aiar berlebih dalam perut dan iritasi usus lainnya.

3. 5. Mencegah perkembangan kanker

Serat yang dikandung Okra adalah serat tidak larut (insoluble dietary fibre / IDF) berperan utama mencegah perkembangan kanker kolon. IDF akan meningkatkan volume feses, sehingga mengencerkan konsentrasi senyawa karsinogen. Kondisi ini akan menurunkan kesempatan senyawa karsinogen berinteraksi dengan dinding usus, sehingga memperkecil resiko kanker.

3. 6. Kaya akan vitamin

Okra juga kaya akan vitamin A dan vitamin C. Vitamin A sangat baik untuk menjaga kulit dan mencegah berbagai masalah pada kulit. Vitamin C meningkatkan kekebalan tubuh.

3. 7. Menjaga kesehatan kulit

Manfaat okra yang terakhir adalah bisa mencegah jerawat dan menjaga kulit tetap halus dan bercahaya.

Bibit tanaman dan buah okra dijual untuk umum di Agribusiness Development Station (ADS) Cikarawang IPB, melalui Saudari Titin Suryaningsih di nomor Telp. Office : (0251) 8425627/HP. 085213627080.

Untuk bibit tanaman okra dijual dengan harga Rp. 25.000/trey/Rp. 200/pohon

Untuk buah okra muda kemas per 200 g, dijual dengan harga Rp. 6.000/pis, atau Rp. 25.000/Kg.

Last Updated on Tuesday, 14 November 2017 05:05